top of page

Miu KIMONO Remake | Asakusa, Tokyo, Jepang

Kimono untukmu
kapan saja, di mana saja

Kami berharap Anda dapat menikmati kimono kapan saja, di mana saja.
Harapan inilah yang menginspirasi Miu KIMONO Remake.

Setiap kimono vintage diubah dengan penuh ketelitian menjadi rok yang dirancang agar sesuai dengan gaya hidup modern.
Semua produk dapat dilihat dan dibeli di toko Miu KIMONO rental kami.

Mengakses

Lokasi toko Miu KIMONO Remake – Asakusa, Tokyo

〒111-0033
1-10-11 Hanakawado, Taitō-ku, Tokyo
Gedung Yagai, Lantai 4

3 menit berjalan kaki dari Stasiun Asakusa.

* Jika ada pertanyaan, silakan hubungi kami melalui chat.

aksesoris tsumami zaiku

Kerajinan tsumami dibuat dengan melipat dan menggabungkan potongan-potongan kain kecil untuk menyerupai bunga. Nama merek, iù-lōo, berasal dari kata dalam bahasa Taiwan yang berarti "rumit". Berasal dari Taiwan, saya (Min) datang ke Jepang untuk merasakan budaya kimono tradisional Jepang dan menemukan tsumami-zaiku. Terpikat oleh pesonanya, saya terus menciptakan karya saya selama sekitar 10 tahun, mengasah keterampilan saya. Kami berharap semua orang di seluruh dunia dapat melihat produk saya.
0 produk

Belum ada produk disini...

Sementara itu, Anda dapat memilih kategori lain untuk melanjutkan berbelanja.

Kain kimono vintage dengan motif bangau dan ombak yang digunakan untuk rok kimono.

Tentang Kain

Kain kimono vintage

Kain yang digunakan untuk rok kami dibuat dari tekstil kimono vintage. Setiap kimono dibongkar dengan cermat, dicuci, lalu dibuat ulang menjadi rok. Karena karakteristik kain kimono vintage, mungkin terdapat lubang kecil, warna yang memudar, perubahan warna, atau noda akibat usia. Mohon memahami karakteristik ini dan nikmati pesona unik dari produk remake kimono vintage.

Comparison of kimono fabrics showing Tsumugi, Ohjima, and silk textures

Detail Kain

Jenis Kain

Ada dua jenis kimono: kimono dicelup benang (yarn-dyed), yaitu benang diwarnai terlebih dahulu lalu ditenun menjadi kain, dan kimono dicelup setelah ditenun (post-dyed), yaitu kain putih yang kemudian diwarnai. “Tsumugi” adalah kain sutra yang dicelup pada tahap benang lalu ditenun (yarn-dyed). Kain ini dibuat dari benang yang tidak seragam, dengan perbedaan ketebalan, adanya simpul, dan sebagainya, sehingga teksturnya terasa sedikit kaku namun kuat. Kain tsumugi memiliki kesan sederhana dengan warna yang lembut dan tenang. “Oshima” (Ohjima) juga merupakan jenis pongee sutra, yaitu kain sutra dicelup benang tanpa simpul. Karena ditenun menggunakan sutra mentah, kainnya memiliki kilau dan halus saat disentuh. Dalam konteks kain kimono, istilah “sutra” mengacu pada sutra alami 100% yang ditenun dari benang mentah yang diekstrak dari kepompong ulat sutra. Sutra alami terasa lembut di kulit, halus saat disentuh, dan memiliki kilau yang indah. Pada sutra yang dicelup benang, pola kain sama pada sisi depan dan belakang. Sebaliknya, pada kain yang dicelup setelah ditenun, pola pada sisi depan dan belakang berbeda.

Care instructions for vintage kimono fabric, showing hand wash, drip dry, and dry clean only

Perawatan Kain

Instruksi Perawatan

Produk ini dibuat dari kain kimono vintage. Karena sifat bahannya yang halus, mohon ditangani dengan hati-hati. Cuci dengan tangan secara lembut menggunakan air dingin, atau hanya dry clean. Jangan gunakan pemutih dan jangan dikeringkan dengan mesin pengering. Hindari gesekan yang kuat, kelembapan berlebihan, serta paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama, karena dapat menyebabkan kerusakan atau warna memudar. Bentuk kembali pakaian dan keringkan dengan cara dibentangkan rata.

Pendiri Miu KIMONO mengenakan kimono di Asakusa, Tokyo

Tentang Saya

Miu

Lahir di Penang, Malaysia, saya adalah seorang Tionghoa Malaysia yang pindah ke Jepang setelah menikah dengan suami saya yang berkebangsaan Jepang. Setelah menemukan keindahan kimono, saya belajar cara mengenakan kimono dari seorang wanita yang saya temui saat bekerja di sebuah toko kimono. Saya mencintai kimono, dan saya juga senang bertemu dengan orang-orang. Dengan semangat tersebut, saya memutuskan untuk membuka toko saya sendiri. Selain bahasa Mandarin sebagai bahasa ibu, saya juga memberikan dukungan dalam bahasa Inggris, berdasarkan pengalaman saya bekerja di sebuah bank di Bandara Internasional Penang. Saya juga dapat berbicara bahasa Jepang, Kanton, dan Melayu. Agar bahkan pengunjung yang pertama kali mencoba kimono dapat menikmatinya dengan tenang dan nyaman, saya selalu memberikan pendampingan yang lembut dan penuh perhatian. Sambil menghormati aturan dan etiket tradisional kimono, saya berusaha menciptakan gaya yang indah dan elegan, sekaligus nyaman dan tetap rapi sepanjang hari. Saya berharap waktu Anda di Asakusa menjadi kenangan yang istimewa. Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk membantu Anda menciptakan pengalaman kimono yang tak terlupakan di Miu KIMONO.

Tetap Terhubung

© 2017–2026 Miu KIMONO. Semua Hak Dilindungi Undang-Undang.

bottom of page